Wali Kota Cimahi Ngatiyana hadir dalam kegiatan tersebut dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada dua penerima manfaat, yakni Ibnu Noorfadila, warga Jalan Raden Saleh, Kelurahan Baros, serta Nuraissa R. Asokawati, warga Jalan Rancabelut, Kelurahan Padasuka.
Ngatiyana mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Cimahi untuk memastikan warga yang mengalami kesulitan ekonomi memperoleh perlindungan sosial sekaligus pendampingan agar mampu bangkit secara mandiri."Kami mengajak Bapak Ibu untuk tetap semangat menjalani kehidupan. Keterbatasan saat ini bukanlah akhir, melainkan tantangan yang harus dihadapi dengan kepala tegak dan hati yang kuat," kata Ngatiyana.Ia berharap bantuan sosial yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Menurutnya, peran pemerintah tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan warga memiliki kesempatan untuk keluar dari kondisi rentan.Ngatiyana turut meminta jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT dan RW, untuk terus mendampingi para penerima bantuan agar ke depan dapat hidup lebih mandiri.
Ia juga menginstruksikan aparat wilayah bersama dinas terkait membantu membersihkan rumah warga penerima manfaat guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.Selain menyalurkan bansos, Pemkot Cimahi juga mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi para penerima bantuan agar mereka memiliki akses terhadap layanan kesehatan.Di sisi lain, pemerintah daerah tengah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi PPKS.
Salah satu program yang sedang dikembangkan adalah budidaya lele sebagai upaya membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat.Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Cimahi berkoordinasi dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cimahi guna memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan bagi masyarakat prasejahtera. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap bantuan sosial tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi pintu masuk bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Rahmat)
